Teman-teman meminta saya menjelaskan singkat apa yang terjadi kemarin malam. Dalam voting UU Pemilu yg cukup melelahkan.
Itulah demokrasi. Memang berliku dan tidak mengenal jalan pintas. Melelahkan tapi mengasyikkan. Perlu kesabaran.
Patut kita acungkan jempol kepada seluruh anggota pansus yang bekerja siang malam secara luar biasa.
Pak @LukmanEdy_HM telah memimpin kerja pansus UU Pemilu secara sangat spektakuler. Kita mendapat laporan yg luar biasa.
Foto-foto masa-masa pembahasan yg saya ambil dari twitter menggambarkan kemesraan dan kekompakan
Sembilan bulan pembahasan dilakukan terhadap 3055 Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yg artinya jumlah perbedaan.
DIM mencerminkan perbedaan pendapat di awal pembahasan UU. Baik dengan pemerintah maupun sesama anggota dan fraksi DPR.
Tapi akhirnya dengan kesabaran dan rapat maraton termasuk sampai sahur di bulan Ramadhan 1438H yg lalu semua DIM selesai dibahas.
Bayangkan bahwa 3055 DIM berhasil disepakti menjadi hampir 600 pasal tanpa perbedaan alias aklamasi.
Sisanya hanya 5 pasal yang dimasukkan dalam 5 paket alternatif pilihan
Inilah akhirnya yang dibawa ke paripurna untuk mendapatkan musyawarah mufakat atau voting kalau tidak bisa.
Sejak jam 11 paripurna diadakan lalu diselingi lobby sejak jam 14.00 sampai berganti hari. Alias jam 00.00.
Suasana hati dalam lobby sangat baik dan akrab. Semua fraksi menyampaikan pandangan terbuka yang tulus.
Kami pun dari meja pimpinan memfasilitasi secara rileks dan suasana penuh keakraban.
Bahkan opsi 5 paket akhirnya bisa disederhanakan menjadi hanya 2 paket saja. Paket CDE berhasil didrop.
Dari 2 paket A dan B sebetulnya ada 3 komponennya juga telah disepakati bahwa; sistem pemilu terbuka, PT 4% dan kursi dapil 3-10.
Maka sisa masalah tinggal 2 saja: President Threshold antara 0% atau 20% serta metode konversi suara saint lague murni atau kuota hare.
Dalam pembahasan dari 2 masalah itu memang yang paling krusial adalah soal ambang batas syarat calon presiden.
Di sini nuansa kepentingan politik menguat. Pastilah ini soal pemilihan presiden tahun 2019.
Tapi sebelum ke sana marilah kita syukuri dulu apa yang sudah kita sepakati dan telah diketok palu dalam pembahasan tk 1 dan lobby.
Banyak hal yang telah menjadi kekayaan dalam UUPemilu yang akan kita pakai dalam pemilu 2019
Inilah pemilu serempak pertama yang akan mengubah wajah politik Indonesia masa depan.
Pansus UUPemilu Ini sejak awal justru dilimpin oleh partai menengah sehingga banyak sekali reformasi di dalamnya.
Selanjutnya apa saja sekilas kelebihan UUPemilu Ini dan makna persaingan presiden threshold 0 dan 20 persen akan kita bahas besok.
Selamat istirahat sampai Esok.
....bersambung....
Twitter @Fahrihamzah
22.06-23.17 20/7/2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar