Minggu, 01 April 2018

Arah Barunya AM apa?

Jika anda ditanya hal ini. Maka jawablah dengan super singkat:
Membuat Indonesia menjadi poros ke-3 diantara kekuatan dunia yang akan mendominasi, AS dan Tiongkok. Menguatkan institusi demokrasi Indonesia (termasuk sistem ketatanegaraan, pemberantasan korupsi yang sistemik, dll), membuat Economic Engine of Growth yang baru bagi negeri ini, yang tidak mengandalkan alam sebagai bahan jualan. Lalu memberikan fondasi sosial yang kuat yang menggabungkan antara kekuatan demokrasi, bonus demografi, kesejahteraan, nasionalisme dan relijiusitas.

Inilah kira-kira hal-hal besar yang disampaikan Anis Matta dalam pidato perdana Arab Baru Indonesia.

Jika anda diminta mengelaborasi detail-detail Arah Baru ini, jawablah sekarang belum saatnya membahas hal-hal teknis. Karena penjabaran strategi jauh lebih sederhana dibanding menentukan arah peradaban.

Arah peradaban adalah pekerjaan kepempimpinan, sedangkan kampanye bermodal program kerja adalah tugas manajerial, atau level pemilu mahasiswa. 

Kita tidak meragukan kapasitas manajerial Anis Matta yang kenyang dengan pekerjaan kesekretariatan di PKS. Apalagi kemampuan menentukan arah bangsa-bangsa yang berkali-kali teruji. Sering diminta mengarahkan arah dakwah para pemimpin tertinggi muslim Eropa, timur tengah apalagi Asia Tenggara. Untuk yang Eropa itu, saya saksi hidupnya, dimana para pemimpin muslim Eropa bergabung ingin meminta arah baru dakwah Eropa dari seorang negarawan Indonesia ini.

Andaikan dalam perang Badar Rasul kita ditanya Abu Jahal, apa strategi kamu dalam perang ini, Nabi kita yang cerdas pasti hanya akan mengatakan “Menghancurkan kalian dan memenangkan perang ini”. Bukan menjawab “pasukan berkuda disini, pasukan tombak disana…”

Hanya pemimpin bodoh yang mebeberkan program-program strategis di awal pertempuran. Pertempuran uji program strategis baru akan dimulai Agustus nanti saat lonceng pertandingan berdentang.

Maka fokuskan semua energimu pada pengenalan sosok AM dan Arah Baru Indonesia yang global, bukan meladeni celotehan permintaan proker. Karena inilah tahapan kampanye kita. Yaitu membangun ritme bersama Arah Baru Indonesia bersama Anis Matta.

Jika bagaimana jika anda terus didesak dan didebat? Santai saja, kita sedang fokus para proyek besar. Perdebatan adalah kerikil yang mengurangi kecepatan sprint kita. Opini publik tidak dimenangkan dengan kemenangan debat, tapi dengan repetisi masif dan karya kreatif.

Akan ada waktunya argumen-argumen para ahli politik dan kebijakan publik kita bertarung di depan penantang semua. Saat itu terjadi, bersiaplah, karena mungkin mereka akan kelelahan kalau kita turun gunung.

Nantikan, kita akan buat acara #SharingStrategi bagi Gen AMPM di kotamu. Agar gerak langkah fokus, efisien dan tepat sasaran.

#AnisMatta4Presiden
#SaatnyaNgegas
#FokusElektabilitas

Muhammad Elvandi
Relawan AMPM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar